kebun selada

Cara Budidaya Selada

Posted on
selada

Cara budidaya selada ada 2 kelompok budidaya selada yang berada di indonesia, untuk yang pertama ialah selada memiliki daun yang berbentuk krop yang bulat lepas, daunya memiliki bentuk lebih mengembang, selain bentuk krop ada juga yang berbentuk krop lonjong tau bulat, bentuk ini jayh lebih padat.

Dari jenis tersebut yang terbanyak adalah daun selada, daunya lebih bergelombang dan berkerut-kerut. Ia sangat populer dengan sebutan selada keriting, selada ini sering ditanam di daerah yang tropis atau yang panas.

Untuk selada keriting, ia dapat tumbuh diperkotaan yang panas seperti kota jakarta, penasarah cara budidaya selada?

Pemilihan benih

Ketika pemilihan benih anda harus tentukan benih selada apa yang harus anda tanam, berikut beberapa jenis selada yang bisa ditanam:

  • selada bokor
  • selada bosto
  • selada loose leaf

Selada ini diperbanyak menggunakan biji atau benih, untuk budidaya penyemaian anda bisa memilih daun pisang, tray, polybag, hingga tanah yang tercetak di bendengan. Jika ingin memperlakukan budidaya dengan bendengan, anda harus menyiapkan bendengan dengan lebar sekitar 1 meter erta tinggi 15 cm, panjang bendengan bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan, posisi bendengan harus berada di tempat yang terbuka.

Setelah menyiapkan bendengan, anda bisa mencampurkan pupuk kandang dan tanah arang sekam menggunakan perbandingan yang sama, pupuk kandang yang anda gunakan harus benar-benar matang, untuk menghindari mikroorganime yang tidak diinginkan, kegunaan dari pupuk ini memperkaya nutrisi, derajat kesamaan untuk budidaya ini ialah PH 5 hingga 6,8.

Siram media penyemaian dengan menggunakan air agar memberi kelembaban ke benih yang nantinya anda taburi, usahakan jangan mrnggenang karena dapat membusukkan selada, tebar benih dengan merata padatnya penebaran benih ini ialah 100 gram per 100 meter.

Penyiangan gulma serta pengawasan hama juga tidak boleh terlewatkan, bibit selada bisa anda pindahkan setelah memiliki daun hingga 4 hingga 5 helai atau mempunyai umur 3 hingga 4 minggu.

Pengolahan lahan serta penanaman bibit

Agar dapat memperkaya humus pada tanah, anda bisa mencampur dengan pupuk kandang, untuk jumlah pupuk kandang itu sendiri ialah 20 ton digunakan untuk 1 hektar, jika anda menggunakan pupuk kompas jumlah yang disarankan ialah 2 kg per meter, pemberian pupuk organik ini memiliki tujuan sebagai penggembur lahan serta memperbanyak aktifitas yang dilakukan oleh mikroorganisme yang berbeda di dalam tanah, setelah dicampur pupuk, diamkan selama kurang lebih 2 hari, dan haluskan dengan cara penyangkulan.

 

Setelah lahan siap, segera pindahkan bibit dari tempat penyemaian, didalam memindahkan tanaman akan lebih baik menyangga perakaran. Besar serta dalam lubang bisa anda sesuiakan, peraturan jarak tanaman 10 x 15 cm.

Perawatan

Dalam cara budidaya penanaman selada yaitu perawatan, perawatan yang bisa anda lakukan seperti penyiraman, pemupukan, serta penyiangan, untuk penyiraman supaya di sesuaikan dengan cuaca yang ada, bila tidak hujan, anda bisa melakukan penyiraman 2x yakni pagi dan sore.

kebun selada

Mengendalikan hama dan penyakit

Di dalam pembudidayaan, jika anda menggunakan teknik organik, tidak diperbolehkan untuk menyemprot serta penyakit menggunakan pestisida yang memiliki kandungan sintetis. Pengendalian hama dan pemnyakit dilakukan dengan cara memperhatikan pola kebersihan kebun, pemupukan, protasian tanaman, penyiraman secara teratur dan pemupukan tepat terbukti secara efektif mengendalikan hama.

Masa panen budidaya selada

Budidaya selada ini di panen 20 hingga 30 hari setelah anda tanam, jika di hitung dari penyemaian hingga masa panen, ia membutuhkan waktu 40 hingga 60 hari. Untuk produksinya sendiri, ia dapat mencapai 15 sampai 20 ton per hektarnya.

 

Gravatar Image
Seseorang yang ingin membahagiakan kedua orang tua dan menjadi orang yang sukses dunia akhirat. Hidup itu seperti bersepeda, walaupun banyak rintangan membentang kamu harus terus mengayuhnya untuk menjaga keseimbangan..

Leave a Reply