Tips Memotret Cahaya Kembang Api Bagi Pemula

Posted on

Mungkin kita sudah sering mendengar bahkan menyaksikan yang namanya kembang api bukan? Hampir di setiap malam pergantian tahun baru kembang api selalu menjadi tontonan yang sangat mengagumkan. Momen yang terjadi hanya sekejap mata itu sangatlah disayangkan jika kita tidak bisa mengabadikannya menjadi sebuah foto. Dan butuh ketrampilan untuk menangkap momen spesial tersebut, agar hasilnya bagus dan sesuai harapan kita. Bagi kalian para pemula coba simak beberapa langkah yang harus kalian perhatikan ketika hendak memotret kembang api.

1. Tempat

Jika kalian hendak memotret kembang api, usahakan kalian berada jauh dari tempat yang terang, karena itu akan mempengaruhi hasilnya nanti. Usahakan juga anda berada pada posisi yang tinggi dimana tidak ada daun, pohon, atau sesuatu yang akan menghalangi kembang api. Jika kembang api berada di daerah perkotaan mungkin gedung-gedung bisa menjadi background yang bagus.

2. Lensa

Karena kebanyakan kembang api dinyalakan secara bersamaan, mungkin lensa wide bisa menjadi pilihan kalian, karena lensa wide dapat menghasilkan gambar yang lebih luas. Namun jika kalian hendak bereksperimen memotret single object kalian bisa gunakan lensa tele.

3. ISO Rendah

Lihatlah pengaturan ISO nya, jangan sampai ISO nya masih tinggi lebih dari 800 kalau bisa 200 atau bahkan yang paling rendah saja, karena semakin tinggi ISO nya kembang api hasil jepretan kalian akan banyak yang berwarna putih, karena kembang api sendiri sudah cukup terang. Usahakan ISO dalam keadaan rendah sesuai dengan tempat kalian memotret.

4. Jangan Pakai Mode Otomatis atau Auto

Pastikan kalian menggunakan mode manual ya! Karena itu akan memudahkan kalian mengatur fokus nya. Karena terkadang ketika menggunakan mode otomatis gambar tidak akan fokus dan itu akan mengakibatkan kegagalan hasil potretan kita.

5. Jangan Gunakan Flash

Kalian tidak usah repot-repot membawa Flash, Karena itu percuma, jika kalian memotret objek kembang api menggunakan flash, cahaya yang ditimbulkan malah bikin terang saat menjepret dan itu akan menghilangkan kecantikan dari kembang api.

6. Gunakan Timer dan Shutter Release

Bagi kalian yang masih pemula dan terkadang ketika kalian hendak memotret kalian masih merasa gerogi, mungkin menggunakan timer atau shutter release akan berguna bagi kalian. Itu akan mengurangi resiko gambar yang dihasilkan menjadi blur.

7. Format RAW

Simpanlah hasil potretan kalian dengan format RAW yang berkapasitas lebih besar namun lebih aman untuk menghasilkan gambar yang bagus dan mudah untuk mengeditnya. Atau kalian bisa melihat pada pengaturan kamera nya ubahlah terlebih dahulu ke format RAW.

8. Shutter Speed Lambat Bukan Kecil

Pengaturan ini juga nggak kalah penting karena jika shutter speed terlalu cepat atau kurang dari satu detik akan membuat hasilnya susah untuk fokus.

Mungkin itu sedikit pengalaman yang bisa kami bagikan semoga bermanfaat dan selamat mencobanya.

Gravatar Image
Hanyalah seorang remaja biasa yang tidak tampan, rupawan, apalagi menawan. Memperjuangkan impian-impian yang suatu hari nanti akan menjadi sebuah kenyataan. Mempelajari banyak hal untuk merangkai masa depan. Masa depan yang bahagia bersama keluarga kecil yang sederhana.

Leave a Reply