Gimana Sih Pacaran yang Baik Menurut Agama Islam?

Posted on

Gimana Sih Pacaran yang Baik Menurut Agama Islam?

Pacaran seperti yang dilakukan anak zaman sekarang sangat tidak dianjurkan oleh agama islam, karena sangat bertentangan dengan agama islam yang tidak memperbolehkan pacaran, karena sebenarnya istilah pacaran itu tidak ada didalam Al-Qur’an dan Al-Khadist.Pacaran didalam agama islam disebut ta’aruf. Apa sih ta’aruf itu?

Ta’aruf adalah adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan, bertatap muka, atau main atau bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Ta’aruf juga bisa dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah-ta’aruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal.

Gaya berpacaran anak zaman sekarang sudah sangat kelewat batas. Pacaran kalau tidak dengan nafsu mungkin sudah gag asik(sebagian besar dari mereka ada yang berkata seperti itu). Apakah mereka tidak takut dengan hukuman yang akan mereka dapat di akhirat nantinya?Padahal siksa di akhirat itu kekal. Yang pasti semua itu karena hasutan setan.Masih ingatkankan dengan sabda Rasulullah, “jika kedua lawan jenis saling berduaan, maka yang ketiga adalah setan“. Mungkin karena itulah anak zaman sekarang kelewat batas dalam berpacaran.

Batasan dalam berpacaran menurut hukum islam adalah sebagai berikut;

  1. Tidak melakukan perbuatan yang mengarahkan kepada perbuatan zina, di antaranya nyepi, bergandengan tangan, berciuman, dan lain-lain, karena itu bisa menimbulkan nafsu.
  2. . Tidak menyentuh seseorang yang bukan muhrimnya, karena didalam islam sudah dijelaskan.
  3. .Tidak berduaan dengan yang bukan muhrimnya, karena bisa menimbulkan nafsu.
  4. .Harus menjaga mata atau pandangan kita ke pandangan yang mengarah pada timbulnya hawa nafsu.Sebab mata kuncinya hati.Dan pandangan itu pengutus fitnah yang sering membawa ke perbuatan zina.
  5. Menutup aurat sangat diwajibkan oleh kaum wanita untuk menjaga aurat dan dilarang memakai pakaian yang mempertontonkan bentuk tubuhnya, kecuali untuk suaminya. Dalam khadist dikatakan bahwa”wanita yang keluar rumah dengan berpakaian yang mempertontonkan lekuk tubuh, memakai minyak wangi yang baunya semerbak, memakai make up dan sebagainya setiap langkahnya dikutuk oleh para Malaikat,dan setiap laki-laki yang memandangnya sama dengan berzina mata dengannya.Di hari qiyamat nanti peremuan itu tidak akan mencium baunya surga, apalagi masuk ke dalam surga”.

Selagi batasan ta’aruf (pacaran dalam islam)tidak dilanggar, maka pacaran dalam islam seperti yang dijelaskan di atas hukumnya boleh.

Cinta itu menunggu, bukan terburu-buru bila dia hadir dan hatimu terlalu memburu itu namanya nafsu pikiran sejenak, antara rasa dan logika siapa pun yang membawa, jangan hanyut akan janji bukan perkara tampang atau harta bergelimang tancapkan dalam hati.

 

Gravatar Image
Seseorang yang ingin membahagiakan kedua orang tua dan kelak ingin menjadi seseorang yang sukses dunia dan akhiratnya, serta ingin menjadi seseorang yang bermanfaat untuk orang lain.

Leave a Reply