Ibu Adalah Pahlawan Seumur Hidupku

Posted on

Pada tanggal 10 November adalah hari pahlawan indonesia, upacara berada dimana-mana mulai dari Istana kenegaraan sampai sekolahpun ada, dan mereka melaksanakan dengan khusu. Pada hari itulah peristiwa atau momentum yang sangat penting untuk menghargai semua jasa para pahlawan Indonesia dalam merebutkan kemerdekaan negara Indonesia, Taman atau pemakaman para pahlawan mungkin juga penuh dengan masyarakat, mulai dari masyarakat yang kecil hingga besar merekapun turut serta mendoa’akan parapahlawan baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia. Begitulah peristiwa yang bisa kita lihat pada tanggal 10 November itu.

Meskipun tidak pernah di nobatkan sebagai pahlawan oleh pemrintah atau disebar luaskan jasanya, atau mendapatkan sebuah lencana atau penghargan sebagai seorang pahlawan, tapi saya sangat amat yakin dan pasti kalian juga berfikiran seperti saya bahwa “Ibuku Pahlawanku”.

Ibu, emak, momski, mother, atau panggilan apa saja yang kalin panggil untuk memanggil seorang perempuan yang tidak pernah lelah, capai, bosan, untuk mengurus anak-anaknya demi mencapai pintu gerbang kesuksesan dengan keterbatasan waktu, kemampuan yang ibu miliki, tapi beliau selalu bersungguh-sungguh untuk mengasih yang terbaik bagi anaknya.

mulai dari ibu mengandung sampai melahirkan, ibu kerahkan semua tenaga bahkan nyawapun ibu korbankan untuk kita,setelah kita lahir beliau selalu mengurus kita. Pada saat malam hari ketika kita menangis seorang ibu rela bangun dari tidurnya padahal beliau dalam keadaan lelah hanya untuk mengganti popok kita, ketika umur satu sampai dua tahun ibu selalu memberikan ASI kepada kita. Ketika umur tiga tahun beliau mulai mngajarkan anaknya untuk berbicara, huruh alphabet, hijaiyah, dll.

Pada saat umur lima sampai delapan tahun beliau selalu menemani kita untuk pergi ke sekolah, padahal dengan keterbatasan waktu, dan tenaga, seorang ibu juga mempunyai kewajiban yang lain yitu barbakti kepada suaminya. Sesampai anaknya meranjak dewasa ibu selalu memberi kita sebuah nasehat, motivasi, tapi kenapa banyak sekali anak yang durhaka kepada ibu mereka, padahal bermilyar-milyarpun seorang anak memberi kepada ibunya itu tidak akan cukup untuk membalas semua jasa yang telah diberikan kepada anaknya.

Hikmah yang kita ambil dari teks diatas adalah walaupun seorang ibu tidak pernah diberikan lencana atau penghargaan, tapi tetap jadikanlah mereka orang nomer satu yang harus kita hargai, dan selalu kita do’akan agar ibu bisa masuk surga selamat dari neraka. Dan jadilah anak yang berbakti kepada kedua orang tua kalian agar kalian bisa bertemu lagi dengan mereka kelak nanti.

Gravatar Image
saya adalah seorang remaja yang mempunyai keinginan untuk membahagiakan orang orang yang ada disekeliling hidup saya. Ingin mengetahui dan mencoba sesuatu hal yang belum diketahui, dan selalu berusaha untuk menjadi yang lebih baik dari kemarin.

Leave a Reply