baik itu perlu tapi jangan sampai teralalu lugu
baik itu perlu tapi jangan sampai teralalu lugu

Bersikap Baik Itu Perlu, Tapi Jangan Sampai Jadi Orang yang Lugu! Ini Dia Aalasannya.

Posted on

Anda sering tersenyum getir ketika mendengar pendapat demikian. Bukan tersenyum senang, namun sebaliknya kamu justru berfikir lagi “memangnya kenapa dengan orang lugu?” sementara anda selalu mempunyai keyakinan bahwa bersikap baik dan berprasangka baik pada orang lain itu perlu. Anda hanya ingin membantu orang lain dengan sak pol kemampuan. toh, dengan meringankan  beban orang lain itu dapat menyenangkan hati orang yang di bantu tersebut, katanya itu adalah suatu kebahagiaan tersendiri.

Akan tetapi terkadang, dunia tak selalu sebaik yang anda pikirkan. Terkadang menjadi orang yang terlalu baik, malah hanya akan mendatangkan kerugian pada dirimu sendiri, setidaknya anda perlu tahu beberapa alasan berikut ini.

baik itu perlu tapi jangan sampai teralalu lugu
baik itu perlu tapi jangan sampai teralalu lugu
  1. Tak semua orang bisa menghargai kebaikanmu dengan tak memanfaatkannya lagi dan lagi

Jika anda adalah salah satu orang yang tak pernah segan untuk membantu orang lain, entah itu ke keluarga anda, teman, sahabat, atau bahkan pada orang yang belum anda kenal. Sering kali anda mengusahakan sak pol kemampuan anda untuk bisa membantu orang tersebut. kamu perlu melihat kenyataan, bahwa tak semua orang bisa menghargai dan bisa melihat kebaikanmu. Terkadang saat kita berbuat baik sering kali di pandang sebelah mata.

Yang perlu anda ingat, bahwa hanya ada tipe orang yang ada di dunia ini, yaitu baik dan jahat. Anda memang salah satu orang baik itu. Akan tetapi bagaimana dengan si jahat? Yang di sebut dengan orang jahat tidak hanya orang yang berbau atau berurusan dengan criminal atau perbuatan kekarasan saja. Namun juga dia orang yang tidak bisa menghargai kebaikan orang lain dengan semestinya. Bisa dengan orang yang tak tau terima kasih, atau orang yang selalu mamnfaatkan kebaikan mu itu.

  1. Karena pola pikir yang lugu, sehingga lupa dengan kehidupan yang penuh dengan lika- liku

Apa yang di maksud lugu? Lugu, itu nggak banyak tingkah, wajar, apa adanya, dan bersahaja. Sama sekali tak ada makna buruk dari kata lugu tersebut. akan tetapi jika untuk urusan pola pikir anda tak bisa jika hanya apa adanya. Ada waktunya anda untuk berfikir lebih kompleks dan berfikir lebih jauh lagi.

  1. Berbuat baik memang tak mengenal kata rugi, namun untuk tidak merugikan diri sendiri anda juga harus berhati- hati

Berprasangka atau berbuat baik memang itu lah ladangnya pahala, toh hal kebaikan juga bisa menjadi sumber kebahagiaan tersendiri. Namun, anda juga harus berhati- hati. Jangan asal berbuat baik tanpa tau batasan dalam bersikap pada orang lain. Ada kalanya anda harus menjaga jarak dalam bersosialisasi dengan orang lain, hal ini sangat lah di perlukan. Bukan karena apa, tapi agar anda tidak di manfaatkan oleh orang lain. Sebab kamu sendiri pun tidak pernah tahu isi hati setiap orang yang ada di sekitar anda.

  1. Karna keluguanmu, Anda menganggap semua orang bisa di percaya

Anda menganggap bahwa semua orang yang telah kamu kenal, dia sama baiknya sepertimu. Setidaknya dia bisa kamu percaya sepenuh hati. Berbuat ataupun berprasangka baik memang tak ada salahnya dan tak pernah salah. Tapi perlu kejelian untuk menilai pribadi seseorang tetap saja hal ini tak boleh kamu abaikan. Kamu perlu tau sejauh mana orang ini bisa kamu percayai untuk kedepannya. Atau mana sajakah teman yang tak perlu kamu percaya sama sekali namun tetap kamu perlakukan dengan baik. pada intinya mengenai jarak dalam hal bersikap. Sikap lugu yang sering kali membuatmu ceroboh dalam memilih teman.

  1. Bukan di segani ataupun di hormati, namun keluguanmu ini membuat orang seenaknya mengusili

Anda sepertinya perlu untuk melihat orang- orang tegas yang ada di luatr sana, apa iya mereka semua memakai keluguannya untuk menghadapi berbagai macam karakter orang yang ada di sekitarnya? Mereka yang tegas itu, mungkin sama baiknya dengan mu, hanya saja mereka tak percaya langsung dengan orang yang belum benar- benar mereka pahami. Mereka memilih dan lebih mengamati diam- diam akan tetapi masih bersikap baik. dengan sikap yang demikian mereka tak akan di curangi dengan seenaknya.

  1. Karena baik dan lugu tak cukup jadi modal untuk tetap bertahan di hidup yang keras ini

Setiap orang bebas untuk menentukan sikap mereka, baik atau buruk sebagai bekal hidup mereka. Akan tetapi bukan berarti baik dan lugu menjadi satu- satunya modal untuk tetap bertahan di kehidupan yang keras ini. Kamu hanya perlu ketegasan, kehati- hatian, kebijaksanaan, kedewasaan, dan juga anda harus menjadi orang yang humoris. Kamu perlu sekali kali menertawakan hidup sambil terus mawas diri.

Hidup ini di nikmati aja, jangan sampai terlalu baik hanya karna keluguan, dan pada akhirnya hanya untuk di manfaatkan oleh orang lain. Bukankah orang lain juga memiliki kewajiban untuk berbuat baik kepadamu? Agar hidup ini lebih baik dan seimbang.

Gravatar Image
. Menurut kebanyakan orang yang belum mengenal saya, mereka menilai saya orang yang pendiam. pada kenyataanya saya adalah orang yang cukup cerewet.

Leave a Reply