Ingin Bunda dan Bayi Sehat! Kuncinya Memperhatikan Kestabilan Fisik, Emosi dan Mental Ibu Hamil
Ingin Bunda dan Bayi Sehat! Kuncinya Memperhatikan Kestabilan Fisik, Emosi dan Mental Ibu Hamil

Ingin Bunda dan Bayi Sehat! Kuncinya Memperhatikan Kestabilan Fisik, Emosi dan Mental Ibu Hamil

Posted on

Bunda, selama kehamilan ada beberapa hal yang bisa tiba-tiba menjadi sangat penting bagi kesehatan fisik dan emosional ibu hamil. Bukan hanya sekedar pergi ke dokter kandungan atau bidan secara rutin, namun yang sangat mungkin tidak dipikirkan bisa saja terjadi, seperti terjadinya perubahan dimana bunda mulai memilih lawan bicara yang bisa mengikuti kestabilan emosi bunda. Hal yang paling penting untk diperhatikan yakni bahwa disetiap perubahan, ibu hamil dan orang-orang disekitarnya harus tetap menjaga keadaan kesehatan fisik dan emosi bunda atau ibu hamil.

Sebelum menyesal! Yuk cari tahu gejala-gejala mata katarak
Sebelum menyesal! Yuk cari tahu gejala-gejala mata katarak

Maka dari itu, untuk memperhatikan kestabilan keadaan fisik dan mental bunda, alangkah baiknya perhatikan hal-hal berikut, check this out!

  1. mempersiapkan kehamilan

Idealnya, persiapan kehamilan sudah harus dilakakukan 3 bulan sebelum kehamilna. Sebab dengan keadaan kesehatan yang lebih baik, maka kemungkinan bunda melahirkan bayi sehat akan lebih besar. Pergi kedokter kandungan bunda merupakan salah satu lankah pertama dalam perencanaan kehamilan sehat. Lebih baiknya kalau dokter bunda mengetahui bunda aman dari virus yang bisa menganggu proses kehamilan, seperti rubella, tokdoplasma dan lain sebagainya, terlebih jika bunda terbiasa hidup dengan hewan peliharaan. Kalau bunda siap untuk menerima kehamilan, kemungkinan bunda akan menerima resep vitamin untuk mempersiapkan kehamilan. Bunda mmbutuhkan setidaknya 400 mikrogram folic acid setiap harinya yang dikonsumsi setidaknya selama 1 bulan sebelum pembuahan, selama dan stelah proses kehamilan.

  1. Jauhi obat-obatan tanpa resep dokter

Ingat, selama dalam proses kehamilan jangan mengkonsumsi obat secara berlebihan, sebab mungkin saja obat yang bunda beli secara bebas di apotek tanpa resep dokter bisa membahayakan kandungan bunda, sebaiknya komunikasikan setiap keluhan yang bunda alami dengan dokter kandungan, dan dokter akan member resep yang tepat untuk bunda. Jika bunda berpikir bahwa obat herbal atau homeopati remedies cukup aman bagi kesehatan janin, maka bunda salah karena zat yang terkandung dalam herbal masih melewati plasenta dan juga bisa mempengaruhi perkembangan buah hati bunda.

  1. Konsumsi buah dan sayur

Bunda, untuk membantu tumbuh kembang janin maka tingkatkan mengkonsumsi sayuran dan buha-buahan. Karena saat ini bunda sangat membutuhkan vitamin dan mineral, sperti B6, B16, zat besi, asam folat dan kalsium. Dan juga konsumsi makanan ynag mendorol pembentukan sel darah merah, seprti pisang, biji-bijian, dan vitamin B6.  Ubi jalar yang mencegah keroposnya tulang selama masa kehamilan bunda dan membantu pertumbuhan tulang bayi. Jika bunda berpikir dengan meminum kapsul vitamin ibu hamil bisa mencukupi kebutuhan gizi perhari, maka bunda salah, sebab tubuh bunda dan calon bayi membutuhkan lebih daripada obat vitamin yang bunda berikan.

  1. Menjaga pola makan

Hindari bahan-bahan makanan yang membahayakan kandungan bunda. Banyak bahan-bahan berbahaya yang terkandung dalam makanan. Kemungkinan yang dapat bunda temui adalah bakteri listeria yakni bakteri yang dimasak setengah matang, sea food dan es krim yang terbuat dari telur mentah, sea food jenis tertentu yang mungkin mengandung bahan merkuri. Selain makanan yang dapat membahayakan bayi sebab kandunganya, bunda juga harus menghindari alcohol dan jauhi asap rokok.

  1. Hindari stress

Waktu 9 bulan tentu bukanlah waktu yang cepat, terlebih bagi bunda yang sudah lama menantikan kehadiran buah hati, namun tahukah kamu bahwa waktu tersebut yang terbaik untuk mempersiapkan ibu untuk menjadi orang tua. kalau bunda tertekan dengan hal-hal yang berhubungan dengan kehamilan, kelahiran, pekrjaan, atau bahkan masalah lain maka itu bisa mempengaruhi janin. Munculnya tekanan atau stress bisa menyebabkan bayi premature sebab kondisi stress bisa melepaskan hormone cobtraction triggering. Sementara stress kronis bisa melemahkan system kekebalan ibu hamil dan bisa menyebabkan kelahiran berat badan rendah untuk sang buah hati.

Oke bunda, mungkin sekian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi bunda semua.

Gravatar Image
Hay sobat, nama panjang saya Dwi Eksanti aka Desi, hidup itu berjuang tapi jangan pernah perjuangkan sesuatu yang tidak dapat di perjuangkan, stay cool pada jalanmu karena jalan yang di pilih diri sendiri itu bukti bahwa kamu "BISA DAN MAMPU". jangan lupa bahagia nggeh

Leave a Reply