Abi dan Umi Ini Dia Cara Mendidik Anak Agar Bisa Menjadi Hafidz Al Qur’an

Posted on

Hafidz Al Qur’an? Memang memiliki anak yang bisa menjadi Hafidz Al Qur’an menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi orang tua muslim. Karena apa? Karena tidaklah mudah untuk menjadi penghafal firman sucinya Allah. Apalagi melihat pahala yang demikian besar, pastilah semua orang akan tergiur dengan pahala yang dijanjikan untuk para penghafal Al Qur’an tersebut. Tentunya semua orang ingin mendapat keutamaan yang sangat luar biasa tersebut, apalagi bagi abi dan umi yang pastilah sangat menginginkan anaknya menjadi hafidz Al qur’an. Nah, tenang saja, disini saya akan membagikan tips agar anak anda bisa menjadi Hafidz Al qur’an.

Menjadi Tahfidzul Qur'an Yang Handal Kebangga'an Abi Dan Umi
Menjadi Tahfidzul Qur’an Yang Handal Kebangga’an Abi Dan Umi
  1. Mulailah dengan memberikan sesuatu yang halal

Awalalilah  dengan cara memberikan sesuatu yang halal. Karena apa? Syarat untuk dapat menjadi anak yang sholih adalah dengan cara memasukkan sesuatu yang halal dalam tubuhnya agar dapat menjadikan suatu kebarokahan dalam hidupnya kelak. Apalagi jika menginginlan sesorang yang bisa menghafalkan Al Qur’an, maka haruslah diawali dengan memberikan asupan yang halal.

Makanan Yang Halal Menjadi Kebarokahan Bagi Hafidzul Qur'an
Makanan Yang Halal Menjadi Kebarokahan Bagi Hafidzul Qur’an
  1. Dengarkanlah bacaan Al qur’an pada anak setiap saat

Kenalkan bacaan Al Qur’an mulai semenjak anak masih kecil, supaya bacaan itu tidaklah menjadi hal yang asing bagi dirinya. Karena apa? Sebenarnya sifat anak itu seperti spon yang mudah sekali menyerap berbagai hal dengan mudah apalagi yang sering didengarnya secara berulang-ulang. Maka dari itu selalu perdengarkanlah bacaan Al Qur’an dimanapun dan kapanpun.

Perdengarkanlah Bacaan Al Qur'an Setiap Waktu
Perdengarkanlah Bacaan Al Qur’an Setiap Waktu
  1. Menjadi contoh yang baik untuk sang anak

Orang tua adalah guru utama dari seorang anak. Karena orang tua selalu menjadi cermin perkembangan psikolog anak, dan semua kelakuannya pastilah akan dicontoh oleh sang anak. Maka dari itu mulailah sekarang anda sebagai orang tua juga menghafalkan Al Qur’an, agar anak anda juga bisa menirukan hal tersebut.

Menjadi Contoh Yang Baik Bagi Anak
Menjadi Contoh Yang Baik Bagi Anak
  1. Dengarkanlah bacaan Al Qur’an sejak saat dalam kandungan

Tahukah anda? Ternyata bayi yang masih dalam kandungan, otaknya mengalami perkembangan. Nah, maka dari itu perdengarkan lantunan ayat suci Al Qur’an agar lantunan tersebut bisa direspon positif oleh otak sang bayi, sehingga sewaktu bayi sudah lahir dan menjadi balita dia akan mudah dalam menghafalkannya, karena memang memori saat dia dlam kandungan akan datang lagi perlahan-lahan.

 Dengarkanlah Lantunan Ayat Suci Al Qur'an Mulai Dari Dalam Kandungan
Dengarkanlah Lantunan Ayat Suci Al Qur’an Mulai Dari Dalam Kandungan
  1. Cari bentuk pengajaran yang unik dan menarik

Masa anak anak adalah masa bermain, jadi untuk membuat mereka fokus mengerjakan sesuatu memang sangatlah susah. Nah, untuk itu seharusnya anda mencari metode menghafalkan Al Qur’an dengan bermain. Anak-anak mudah merasa bosan dengan sesuatu, maka dari itu carilah metode yang asik dan menarik.

Cara Menghafalkan Al Quran Yang Menarik
Cara Menghafalkan Al Quran Yang Menarik
  1. Jangan ragu berikan penghargaan pada anak atas keberhasilan dalam menghafal

Anak memang sangat suka dengan hadiah. Maka dari itu berilah penghargaan sebagai wujud syukur karena dia berhasil menghafalkan ayat Al Qur’an. Agar mereka lebih giat dan termotifasi lagi dalam menghafalkan Al Qur’an, lakuakan gerakan yang bisa membuatnya semangat, misalnya mengangkat jempol atau berilah dia tepuk tangan sebagai wujud pujian pada sang anak karena keberhasilannya dalam mengahafalkan.

Berilah Penghargaan Jika Dia Berhasil Menghafalkan Agar Dia Lebih Semangat Lagi
Berilah Penghargaan Jika Dia Berhasil Menghafalkan Agar Dia Lebih Semangat Lagi
  1. Bersikaplah bijaksana walaupun dia keadaan malas menghafal

Memang untuk bisa menjadi Tahfidzul Qur’an perlu membutuhkan target dan juga waktu yang tidak singkat. Mungkin karena lamanya waktu tersebut membuat rasa malas datang. Nah, pada saat itulah anda harus bisa bersikap bijaksana. Jangan paksa dia terus menerus, karena hal itu akan menjadikan rasa malas semakin  dalam mengrogoti dirinya. Berilah dia waktu untuk bisa menenangkan pikirannya sejenak, dan setelah dirasa waktu yang diberikan cukup, tuntunlah dia lagi untuk meneruskan hafalannya lagi.

Bijaksanalah Walau Dia Malas Menghafalkan
Bijaksanalah Walau Dia Malas Menghafalkan
  1. Ajarlah untuk bersikap konsisten

Kesuksesan didapat karena sifat kekonsistenan yang dilakukan. Begitupula dengan menjadi Hafidz Al Qur’an memerlukan kekonsistenan yanng ekstra. Karena jika tidak dilandasi dengan sifat ini hafalan yang dihafalkan berangsur angsur akan hilang. Untuk mencegah supaya hal tersebut tidak terjadi, maka tuntunlah sang anak supaya bisa bersikap konsisten. Semangati dia saat dia gagal dan tuntun dia untuk mencoba lagi.

Nah, itulah cara mendidik anak menjadi seorang Hafidz Al Qur’an. Lakukanlah secara konsisten dengan penuh kasih sayang agar sang anak menjadi nyaman dan lebih semangat lagi dalam melakukanya. Good Luck!

Gravatar Image
Mimpimu hari ini akan menjadi kenyataan di hari esok. Inilah prinsip yang saya pegang sampai sekarang dan memacu semangat saya supaya terus berkembang..Tetap semangat jadi yang terbaik diantara yang baik baik

Leave a Reply