Orang Tua Superheronya Anak Mandiri! Tips Membangun Sifat Mandiri Dalam Diri Anak
Orang Tua Superheronya Anak Mandiri! Tips Membangun Sifat Mandiri Dalam Diri Anak

Orang Tua Superheronya Anak Mandiri! Tips Membangun Sifat Mandiri Dalam Diri Anak

Posted on

Dalam urusan kehidupan berkeluarga, setiap orang tua tentunya mengahrapkan anak-anaknya dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak yang baik, membanggakan orang tuanya dan pula mempunyai karakter yang positif dalam segala bidang. Kebanyakan orang tua akan melakukan segala cara demi membahagiakan anak-anak mereka dengan memberikan semua yang buah hati inginkan, akan tetapi ternyata hal tersebut tidak selalu baik dalam proses mendidik anak. Tak jarang orang tua yang membiasakan anak hidup dengan kenyamanan dan tak pernah merasa sulit dalam hidupnya cenderung menjadi anak yang manja dan tidak bisa mandiri. Sebagai orang tua, kamu perlu waspada dan berhati-hati dalam penagsuhan anak pada masa perkembanganya sebab stiap didikan kamu bisa berpenagruh besar bagi kehidupan kelak sang anak di masa depan.

Orang Tua Superheronya Anak Mandiri! Tips Membangun Sifat Mandiri Dalam Diri Anak

Berikut adalah tips bagaimana membangun sifat mandiri dalam diri anak check this out!

  1. Jangan mengabulkan semua keinginan anak

Meskipun kamu sangat menyayangi dan mencintai anak kamu. Mengabulkan semua keinginanya bukanlah cara mendidik anak yang benar. Tindakan ini hanya akan membuat anak kamu menjadi anak yang manja dan bisanya Cuma mengandalkan orang lain. Kalau sejak kecil anak sudah diberikan bibit manja dengan kerap mengikuti semua keinginannya, sudah dipastikan dampak ke depanya anak akan menjadi anak yang tidak mandiri dan malas sebab selalu berpikir ada orang tua yanga akan memberikan semua yang diinginkan. Sebelum terlambat, biasakanlah anak kamu untuk berusaha mengerjakan tugas mereka sendiri supaya mereka bisa belajar tanggung jawab untuk diri mereka sendiri.

  1. Hindari banyak larangan

Pada usia kanak-kanak maklum jika tumbuh rasa keingintahuan, rasa keingintahuan anak terhadap dunianya kerap membuat mereka ingin mencoba melakukannya secara leluasa. Ketakutan orang tua yaitu kalau hal-hal terburuk terjadi pada anak kamu. makanya kebanyakan orang tua memberi banyak larangan atau batasan terhadap sesuatu yang dapat membahayakan anak. Sebenarnya, larangan hanya membuat rasa penasaran bagi anak untuk melakukannya dan bisa menjadikan anak berbohong terhadap orang tuanya.  Komunikasi dua arah merupakan solusi terbaik untuk mengingatkan anak alih-alih melarang anak melakukan hal-hal yang mereka sukai. Beri tahu mereka dengan halus soal resiko yang mungkin terjadi dan mintalah anak kamu untuk berhati-hati.

  1. Didik anak untuk tidak berbohong

Perlu diperhatikan orang tua, jangan sekali-kali untuk mengajarkan apalagi member contoh anak untuk berbohong. Didik anak untuk selalu terbuka tentang kondisinya dalam segala hal, baik itu menyangkut perasaanya, atau kendala-kendaalnyang dijalaninya. Jangan sampai kamu membiasakan anak tertutup soal perasaan mereka terhadap kamu. dengan langkah ini, kamu sudah mendidik anak kamu untuk bertindak jujur dalam kehidupanya.

  1. Ingat! Jangan sekali-kali menghukum dengan kekerasan fisik

Kerap kamu sebagai orang tua merasa marah atau kesal terhadap tingkah atau kelakuan anak-anak kamu yang kurang baik dan tips ampuh untuk membuat anak jera adalah dengan menghukum fisik. Salah satu contoh tindakan hukuman fisik yang kerap dilakukan kebanyakan orang tua yakni memukulnya, menjewer telinganya, dan mencubitnya. Didikan seperti ini sama sekali tak dibenarkan. Kalau kamu memiliki anak kecil dan tatkala mereka melakukan suatu kesalahan, kamu bisa member tahu secara halus atau baik-baik kepada mereka tanpa memberikan hukuman fisik dan kalau kamu memiliki anka yang usianya mungkin sudah beranjak remaja, kamu dapat menerapkan system disiplin terhadap mereka.

  1. Beri kasih sayang dan perhatian

Seorang anak akan merasa nyaman dan bahagia bila orang tua mereka memberikan kasih sayang dan perhatian lebih pada saat anak memang membutuhkan hal tersebut. Rasa kepedulian orang tua dalam hal sekecil apapun dapat membantu orang tua dalam mendidik anak. Memberi perhatian tidak harus dengan membelikan barang-barang kesukaan anak, namun perhatian bisa kamu berikan dengan tindakan, misalkan ketika anak belajar, saat itulah kamu bisa menunjukan perhatian dan kasih sayang kamu dengan cara menemani mereka, meskipun hanya sekedar duduk di sebelah mereka. Dengan demikian buah hati kamu akan lebih bersemangat dalam belajar dan apabila ada kesulitan, kamu bisa membantu anak memecahkan masalahnya.

oke sahabat gedubar, mungkin sekian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi kamu.

Gravatar Image
Hay sobat, nama panjang saya Dwi Eksanti aka Desi, hidup itu berjuang tapi jangan pernah perjuangkan sesuatu yang tidak dapat di perjuangkan, stay cool pada jalanmu karena jalan yang di pilih diri sendiri itu bukti bahwa kamu "BISA DAN MAMPU". jangan lupa bahagia nggeh

Leave a Reply