Keunikan yang Dimiliki Ejaan Lama Sebelum Menjadi Ejaan yang Disempurnakan Seperti Sekarang.

Posted on

Pada zaman sebelum ditetapkannya EYD alias Ejaan Yang Disempurnakan, para masyarakat Indonesia saat itu penggunakan cara penulisan yang berbeda dengan yang kita ketahui saat ini. Itulah yang menjadikan alasan sekaligus sebab mengapa jika kita membaca tulisan yang menggunakan ejaan lama sejak zaman pra kemerdekaan Indonesia itu maka kita akan merasa aneh dan lucu.

Ejaan lama itulah yang disebut dengan ejaan Van Ophuijsen yang sudah berlaku kurang lebih sejak tahun 1901 hingga tahun 1947. Selain itu, juga ada sebagian lagi yang masih digunakan pada standar ejaan Republik alias ejaan Soewandi yang mulai beraku sejak tahun 1947 sehingga tahun 1979. Namun, setelah tahun 1979 tersebut mulailah negara Indonesia kita ini mulai menggunakan Ejaan Yang Disempurnakan sampai dengan sekarang ini. Nah, berikut inilah keunikan hasil perubahan beberapa ejaan lama yang diganti dengan ejaan Yang Disempurnakan seperti sekarang ini:

Gambar Surat Kabar Zaman Dulu
Gambar Surat Kabar Zaman Dulu
  • Ejaan J sama dengan huruf Y.

Pada zaman sebelum ditetapkannya EYD orang dahulu mengeja huruf Y dengan tulisan huruf J. hal ini berbeda dengan di masa sekarang yang mengeja huruf J menjadi Y. Misalnya saja jika nama seseorang pada zaman sekarang adalah Yanti maka orang di zaman dulu akan menyebutnya dengan ejaan Janti.

Contoh lain bisa diibaratkan dengan kota Jogyakarta yang aslinya dulu sebutannya adalah kota Yogyakarta. Ataupun pada ejaan Papaja yang sekarang ejaannya berganti menjadi papaya.

  • Ejaan Dj sama dengan huruf J.

Jika sekarang kita mengeja huruf J adalah J, maka orang pada zaman dulu mengeja huruf j ini menjadi Dj. Misalkan saja jika nama sesorang saat ini adalah Joko, maka pada ejaan lama nama orang tersebut akan bertuliskan Djoko.

Contoh yang lain bisa kita umpamakan pada kalimat Jakarta yang pada zaman dulu dieja dengan tuisan Djakarta. Ataupun seperti pada kata Manja yang dieja pada zaman sekarng, namun pada zaman dahulu orang mengeja Manja ini dengan tulisan Mandja.

  • Ejaan Tj sama dengan huruf C.

Jika orang di zaman dulu mengeja huruf C dengan ejaan Tj, maka di zaman sekarang ejaan Tj tersebut berganti dengan huruf C. misalkan saja pada nama Cahyono yang mana orang di zaman dulu mengejanya dengan sebutan Tjahyono.

Contoh lain bisa di dapatkan dari kata Cinta yang orang zaman dulu sama mengejanya dengan sebutan Tjinta. Hmm, cukup aneh dan unik ya?

  • Ejaan Oe sama dengan huruf U.

Ejaan lama yang berikutnya adalah Ejaan Oe yang pada zaman sekarang orang sama menyebutnya dengan huruf U. Misalkan saja pada nama Budi pada zaman Dulu yang ditulis dengan kata Boedi. Dan kata Cepu yang pada zaman dulu ditulis dengan kata Tjepoe.

Pada contoh lain lagi dapat kita ambil dari kalimat ini bukunya guru Budi. Maka kalimat tersebut pada zaman dulu akan ditulis seperti ini “Ini Boekunja Goeru Boedi”. Cukup membuat lidah keseleo bukan?

  • Ejaan Ch yang pada saat ini menjadi huruf Kh.

Ejaan lama yang terakhir adalah ejaan pada huruf Kh yang dulunya orang sama mengejanya dengan huruf Ch. Misalkan saja jika nama seseorang pada zaman sekarang adalah Khansa maka di masa lalu orang akan sama mngejanya dengan sebutan Chansa. Begitu pula yang terjadi pada kata Khalayak yang pada zaman dulunya kata ini desebut dengan ejaan Chalayak. Dan Khasiat menjadi Chasiat.

Dan tentunya masih ada bnyak sekali contoh-contoh ejaan lama yang sudah tidak dipakai pada masa yang sekarang ini, hal ini disebabkan bebrapa ejaan tersebut sudah mulai diganti dengan ejaan yang benar menurut kaidah EYD.

Itulah tadi beberapa ejaan lama yang unik dan akan membuat lidahmu menjadi keseleo jika terlalu serius untuk membacanya. Bangaimana? Cukup menarik dan unik bukan? cukup sekian yang dapat saya berikan, jika kamu memiliki ejaan lama yang lain kamu dapat menambahkannya di kolom komentar. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuanmu mengenai ejaan lama ini.

Incoming search terms:

  • contoh kalimat ejaan lama
Gravatar Image
Selalu tertarik akan sesuatu yang baru, Terobsesi untuk mengetahui perkembangan dunia, dan Selalu bercita-cita untuk sekses dengan usaha sendiri.

Leave a Reply