Dampak Kerusakan Ekosistem Hutan Bagi Lingkungan Hidup

Dampak Kerusakan Ekosistem Hutan Bagi Lingkungan Hidup

Posted on

Hutan adalah paru-paru bumi, ekosistem hutan memberikan pengaruh besar pada hampir setiap spesies di bumi. Jika hutan semakin hilang, maka akan bisa menjadikan berbagai macam bencana. Tidak hanya hutan lokal melainkan juga hutan di seluruh dunia. Kerusakan ekosistem hutan bisa saja terjadi di hutan di seluruh dunia. Sebagian besar kerusakan hutan tersebut diakibatkan karena aktivitas manusia sendiri yang kurang bisa menjaga hutan. Menurut sebuah organisasi, setiap tahunnya hampir 7,3 juta hektar hutan di seluruh dunia hilang.

Hal terbesar yang memicu manusia melakukan kegiatan yang dapat merusak ekosistem hutan adalah untuk kegiatan industri. Industri yang paling utama yaitu industri kayu. Faktor lain selain itu adalah hutan kini beralih fungsi menjadi lahan perkebunan dan juga lahan pemukiman bagi warga. Metode yang biasa digunakan untuk kegiatan yang dapat merusak hutan adalah dengan cara membakar hutan sembarangan atau menebang pohon secara besar-besaran. Praktek seperti itu juga dapat menyebabkan tanah menjadi tandus sehingga nantinya dapat menimbulkan bencana baru yang bahkan lebih besar seperti banjir dan tanah longsor.

Kegiatan merusak hutan bisa menyebabkan timbulnya berbagai macam bencana seperti:

  1. Siklus Air Terganggu

Peran penting pohon untuk menjaga siklus air yaitu menyerap air hujan dan nantinya menghasilkan uap air yang akan dilepaskan ke atmosfer. Jadi, jika jumlah pohon di bumi semakin sedikit, maka kandungan air di udara yang akan dikembalikan ke tanah dengan bentuk hujan juga semakin sedikit. Hal tersebut, juga bisa menjadikan tanah menjadi kekeringan. Sehingga tanaman menjadi sulit untuk hidup. Pohon juga berperan dalam menghentikan pencemaran dengan mengurangi polusi pada air.

  1. Banjir dan Erosi Tanah

Pohon itu memegang peran penting untuk mencegah terjadinya berbagai macam bencana seperti banjir dan tanah longsor. Jika pohon tidak ada, maka tanah tidak akan bisa menyerap air dengan baik saat musim hujan. Dan pada akhirnya tumpahan air hujan tersebut mengalir di permukaan dan menjadikan banjir bandang. Selain banjir, partikel-partikel tanah bisa diangkut oleh air hujan sehingga menjadikan erosi tanah atau tanah longsor.

  1. Menjadikan Kekeringan

Karena hutan semakin hilang, daya serap tanah juga hilang dan imbasnya adalah pada saat musim kemarau. Tidak ada lagi cadangan air di dalam tanah, karena pohon yang bertugas menjadi tempat penyimpanan cadangan air tanah sudah hilang. Sehingga dampak yang terjadi adalah kekeringan yang berkepanjangan.

  1. Ekosistem Darat dan Air Rusak

Hutan merupakan habitat bagi berbagai jenis hewan dan tumbuhan yang terdapat di dalam hutan. Jika hutan sebagai sumber daya alam di bumi, maka kegiatan merusak hutan  sampai menjadikan kepunahan harus dihentikan. Punahnya kekayaan alam akibat kerusakan hutan bisa mengakibatkan terjadinya berbagai bencana seperti banjir dan erosi. Selain rusaknya ekosistem darat, ekosistem laut juga bisa rusak karena banjir yang mengangkut partikel-partikel tanah mengalir ke laut sehinnga mengendap di sana dan nantinya dapat merusak ekosistem di laut seperti ikan dan terumbu karang.

  1. Merugikan Ekonomi

Salah satu kekayaan alam adalah hutan. Sebagian masyarakat ada yang bergantung hidup pada hasil hutan. Jika hutan rusak, darimana lagi mereka akan mendapatkan hasil hutan untuk menyambung hidup. Selain penghasilan yang hilang, bencana juga bisa menimpa seperti tanah yang menjadi tandus sehingga tidak bisa lagi digunakan untuk bercocok tanam. Kerugian akibat kerusakan hutan baik dalam bentuk material maupun non material, akan ada banyak orang yang kehilangan tempat tinggal dan lahan bahkan anggota keluarga akibat bencana banjir dan longsor.

  1. Mempengaruhi Kualitas Hidup

Dari erosi tanah yang terjadi karena kerusakan hutan, partikel-partikel tanah yang mengandung zat-zat berbahaya bisa terangkut seperti pupuk organik yang mencemari sungai, danau dan berbagai sumber air lainnya. Sehingga akibat kejadian ini, kualitas air yang terdapat di daerah tersebut menjadi menurun. Kualitas air yang buruk bisa berdampak pada tingkat kesehatan yang buruk juga terhadap manusia.

Itulah dampak kerusakan ekosistem, dari sini kita harus tahu bahwa hutan itu berperan penting bagi bumi dan kehidupan makhluk-makhluk yang ada di sekitarnya. Maka dari itu, melindungi hutan dan menjaganya dengan baik harus dilakukan agar hutan tetap hidup dan lestari.

Incoming search terms:

  • dampak apa yang akan terjadi jika ekosistem rusak
  • dampak ekosiatem
  • dampak kerusakan ekosistem
  • sebutkan dampak kerusakan ekosistem
Gravatar Image
Orang yang tidak pernah menyangka dirinya bisa masuk jurusan multimedia di sebuah SMK. Karena itu bukan tujuan saya selanjutnya setelah lulus SMP. SMA adalah tujuan selanjutnya, tapi SMK akan menjadi sekolah terakhir saya. Dan saya yakin kesuksesan seseorang itu didapat dari kerja keras dan do'anya. SMA atau SMK bukanlah masalah. Tiada hasil yang mengkhianati usahanya.

Leave a Reply