Tips Agar Menjadi Dewasa

Posted on

Kedewasaan bukan hanya dilihat dari usianya saja. Ada anak yang berumur 6 tahun yang sudah dewasa, sementara ada juga orangtua yang sudah berumur 80 tahun tapi tidak dewasa. Kedewasaan ialah tentang bagaimana cara kamu memperlakukan diri sendiri dan orang lain. Kedewasaan ialaha cara berpikir dan juga dalam berperilaku. Jadi kalau kamu lelah dengan percapakan dan pertengkaran anak-anak yang ada di sekitar, atau kamu ingin agar orang lain lebih menaruh respek kepada kamu, cobalah kamu menggunakan beberapa teknik yang ada di bawah ini untuk mempelajari bagaimana caranya agar menjadi lebih dewasa. Berapa pun usia kamu saat ini, jika kamu memang dewas, kamu akan selalu menjadi orang dewasa bagi orang-orang yang ada di sekitarmu.

Mengembangkan perilaku dewasa

  1. Kembangkan minatmu

Kurangnya minat atau hobi yang dinamis dan berkurang bisa memiliki kontribusi pada sebuah pembawaan kamu yang menjadi terlihat tidak dewasa. Menemukan suatu hal yang kamu senangi dan menjadi ahli dalam bidang yang bisa membuat kamu menjadi terlihat dewasa dan berpengalaman. Hal seperti itu juga busa menjadi bahan pembicaraan dengan orang lain.

  1. Tetapkan sebuah tujuan dan usahakan bisa mencapainya

Salah satu dari bagian kedewasaan adalah mampu untuk menilai kekuatan kamu pada saat ini, menentukan sebuah area yang perlu kamu perbaiki dan bisa menetapkan tujuan untuk masa depan. Kamu berpikirlah tentang masa depan dan jadikanlah itu sebagai pertimbangan ketika kamu membuat keputusan tentang hidup kamu. Setelah menentukan sebuah tujuan yang jelas, dapat dilakukan dan bisa terukur, ambillah sebuah tindikan agar bisa mencapainya.

  1. Ketauilah bahwa kamu diperbolehkan untuk bersikap konyol

Kamu tidak harus bersikap serius dalam sepanjang waktu untuk bersikap dewasa. Kedewasaan sebenarnya itu adalah mengetahui siapa yang kamu hadapi dan mengerti kapan saatnya yang tepat untuk bersikap konyol dan kapan sikap serius itu diperlukan. Sebaiknya kamu memiliki beberapa level kekonyolan yang berbeda sehingga bisa diukur sikap dengan sepantasnya.

  1. Hargailah orang lain

Kita hidup dalam dunia ini harus bersama dengan orang lain. Kalau kamu memperlakukan tindakan yang dengan sengaja menganggu orang lain, atau kalau kamu melalukan apa pun yang kamu inginkan tanpa memikirkan perasaan orang lain, kamu mungkin akan di anggap tidak dewasa. Berusahalah mengingat kebutuhan dan juga keinginan orang lain yang berada di sekitarmu akan membuat kamu mengembangkan reputasi sebagai individu yang cukup dewasa dan penuh dengan respek.

Mengembangkan kedewasaan emosional

  1. Jangan menjadi orang suka membully

Perundungan atau membully ialah perilaku yang sering kali muncul dari rasa ridak percaya diri atau penghargaan diri yang rendah.  Membully kemudian akan menjadi cara untuk menegaskan kekuasaan atas orang lain. Perundungan akan snagat berpengaruh buruk pada orang lain yang menjadi korban dna juga untuk orang yang menjadi pelakunya. Jika kamu menyadari telah menjadi bagian dalam pembullyan, bicarakan lah solusi untuk menghentikan dengan orang yang bisa kamu percaya, seperti dengan orang tua atau guru pembimbing.

  1. Hindarilah bergosip, menyebarkan rumor dan membcarakan orang lain di belakang mereka

Menyebarkan sebuah gosip dan rumor dan juga menikam dari belakang bisa menyakitkan orang lain sama halnya seperti jika kamu meninju wajah mereka bahkan akan terasa lebih sakit lagi. Meskupin kamu tidak ada maksud yang jahat, namun gosip tetep saja merugikan. Orang yang dewasa, ia akan peduli pada sebuah kebutuhan dan juga perasaan orang lain serta tidak akan melakukan hal-hal yang bisa menyakiti mereka.

  1. Jadilah pihak yang berjiwa besar jika ada yang bersikap jahat kepada kamu

Jika kamu bisa mengabaikannya, jangan di balas. Sikap diam kamu akan menyatakan bahwa apa yang sedang dikatan orang lain tersebut tidak lah baik. Jika bisa diabaikan, katakan saja bahwa komentar mereka kasar. Jika mereka meminta maaf, maka maafkanlah. Jika tidak, maka tinggalkan saja.

  1. Bukalah pikiran kamu

Orang yang dewasa akan memiliki pemikiran yang terbuka. Hanya karena kamu belum pernah mendengar atau mencoba sesuatu, bukan berarti kamu harus menolak atau melepas sebuah kemungkinannya. Lebih baik kamu anggap hal itu sebagai kesempatan untuk mempelajari sesuatu yang baru dan juga berbeda.

  1. Milikilah rasa kepercayaan diri

Janganlah kamu meminta maaf untuk keunikan atau keanehan yang kamu miliki, meskipun orang lain yang tidak berkenan. Selama perilaku kamu itu tidak bersifat antisosial dan juga tidak berbahaya, seharusnya kamu bebas untuk mengepresikan individualitas. Orang yang dewasa tidak akan meragukan diri sendiri ataupu memiliki keinginan untuk menjadi seseorang juga buakanlah diri mereka.

  1. Jadilah dirimu sendiri yang sebenarnya

Tanda sebuah kedewasaan sejati ialah menjadi diri sendiri. Kamu bisa menunjukkan percaya diri terkesan arogan atau sombong. Orang yang sudah dewasa tidaklah harus merendahkan orang lain atau berpura-pura menjadi orang lain yang hanya untuk merasa senang pada diri sendiri.

  1. Terimalah tanggung jawab pribadi kamu

Mungkin yang menjadi bagian paling penting dari menjadi orang yang lebih dewasa ialah berani mempertanggung jawabkan kata dan tindakan kamu sendiri. Ingatlah bahwa apa pun yang akan terjadi tidak akan terjadi dengan begitu saja pada kamu. Diri kamu sendirilah yang akan menjadi sebuah perwakilan hidup kamu, dan juga kata serta tindakan kamu memiliki konsekuensi bagi diri kamu sendiri dan juga pada orang lain. Tetapi kamu masih bisa mengendalikan apa yang kamu lakukan.

Gravatar Image
Saya memiliki imajinasi yang cukup tinggi dan saya memiliki cita-cita untuk menjadi pengusaha muda. Selain itu saya juga memiliki keinginan untuk memberikan yang terbaik untuk ayah dan ibu.

Leave a Reply