Masa SMA Adalah Masa Yang Paling Indah Dalam Hidup Kita

Masa SMA Adalah Masa Yang Paling Indah Di Dalam Hidup Kamu, Kenapa? Ini Alasannya

Posted on

Masa SMA, benarkah masa-masa yang terindah seseorang itu ada di sekolah? Dan ternyatanya moment sekolah yang paling indah merupakan di tingkat SMA, bukan? Kemungkinan logikanya seperti anak usia SD secara sosial masih belum mengerti benar tentang esensi dari pertemanan dan usia setelahnya atau saat SMP itu juga masih lebih dekat ke dunia anak-anak dari pada dengan ke arah dunia orang dewasa. Masa SMA merupakan masa transisi dari usia remaja menuju ke kedewasaan yang awal, yang sehingga logikanya orang dewasa untuk anak usia SMA itu telah masuk dalam frame berpikirnya, guys.

Saat yang sama di usia SMA ini belumlah punya beban dan tekanan yang sebagaimana layaknya orang dewasa, guys. So, wajar jika di dalam rentang usia SMA yang ada merupakan kesenangan tanpa tekanan. Dan saat usia transisi ini juga merupakan usia yang rawan sebenarnya, sebab walaupun belum dewasa atau secara kematangan psikologisnya maupun biologis. Namun seluruh fungsi dan peranan yang tak jauh berbeda dengan orang yang telah berusia dewasa.

Sebenarnya apa saja yang dapat membuat masa-masa SMA tersebut bisa berkesan? Kenapa bisa begitu banyak orang yang ingin kembali ke masa SMA nya? Yang padahal bisa jadi waktu SMA nya, ia sendiri yang sering mengeluh sebab jenuh dan bosan menjadi anak SMA, kan. Dari sejumlah pembicaraan tersebut di beberapa grup komunitas sosial baik itu yang maya atau online maupun yang real/nyata atau offline tentang masa-masa SMA ini, guys. Ternyata di ketahui ada beberapa faktor tentang kenapa masa-masa SMA itu disebut dengan masa-masa yang paling indah untuk di kalangan semua orang?

  • Sesuatu yang kamu dapatkan sewaktu SMA, tidaklah bisa didapatkan di waktu saat kuliah apa lagi setelahnya.
Masa SMA
Sesuatu Yang Didapatkan Waktu SMA dan Tidak Bisa Ditemukan Waktu Kuliah

Banyak pengalaman yang positif dan juga negatif yang berasal atau di mulai di saat usia SMA.  Usia ini sangat berbeda dengan usia SMP yang mana saat usia SMP yang dilakukan seseorang waktu itu lebih kepada solidaritas teman atau dari tekanan sosial lingkungan pergaulan saat itu, guys. Masa SMA, itu pilihan yang dilakukan seseorang yang telah mulai lebih independen dan mulai dipenuhi dengan unsur-unsur rasionalnya. Keinginan untuk yang akan diakui sebagai orang yang dewasa itu juga mulai menggodanya. Maka wajar jika di usia SMA itu kebutuhan untuk memiliki teman spesial yang demikian besar, guys. Apa lagi ini dirasakan secara mayoritas, yang sehingga di usia SMA ini usia yang di mana secara massal terjadinya perlombaan untuk mendapatkan teman yang khusus tadi, guys. Dan tentunya pertemanan ini  sendiri lebih kepada pemenuhan untuk kebutuhan sosialnya dari pada yang lainnya.

Dengan mudah sekali orang yang berganti teman khusus dan sebaliknya tidak terlalu punya banyak beban jika pada akhirnya ditinggalkan atau meninggalkan teman mereka. Wajar  saja jika rasa bosan, jenuh dan selalu ingin mencoba sebanyak mungkin teman yang lainnya demikian besar, saat yang sama itu juga dialami oleh lawan jenis mereka, so kondisi ini seakan-akan menjadi budaya yang melingkupi usia SMA. Terlepasnya dari baik atau buruknya, yang jelas budaya ini tak dapat lagi dilakukan di luar masa SMA. Sebab pergaulan pasca SMA itu lebih berorientasi pada pergaulan yang bukan lagi bersifat sosial yang semata. Saat kuliah atau kerja, orang itu lebih berhati-hati di dalam bergaul, sebab telah menyangkut tanggung jawab dan sejumlah persyaratan lain yang lebih serius yang akan membarengi hubungan yang sedang terjalin.

  • Kebersamaan
Masa SMA
Kebersamaan Saat Masa SMA

Ikatan komunal di usia SMA itu juga termasuk yang paling kuat jika dibandingkan dengan sebelumnya atau setahun usia SMA, guys. Usia ini lagi-lagi merupakan usia penemuan jati diri yang mulai ditampakkan, orang-orang sudah mulai meninggalkan masa anak-anak dan remajanya. Saat yang sama, ia sebenarnya cukup cemas dengan masa depannya, bukan? Jadi di usia inilah sifat komunal tumbuh dengan kuat sebagai sebuah jalan mengurangi rasa kecemasannya.

Maka dari itu, acara-acara jalan-jalan bareng, nongkrong bareng, bolos bareng hingga di setrap atau dihukum bareng juga merupakan sesuatu yang bisa dinikmati waktu usia SMA.

Toh mereka juga sadar, setelah mulai ada konsekuensi yang harus di terima yang berbeda dengan usia sebelumnya, kan. Contohnya saat memilih jurusan, saat ia memilih eksakta atau fisika dan biologi pada zaman dulu, tentu saja ia menyadari seperti apa masa depan mereka kelaknya dengan pilihan tersebut. Dan begitu mereka merasa berkomunitas sesuai dengan jurusannya masing-masing, maka dengan sendirinya mereka harus beraktualisasi dalam per grup mereka saat ini. Perasaan satu nasib, satu pilihan juga walaupun itu bisa jadi awalnya terpaksa, guys atau satu entitas menyatukan dan membuat kohesivitas pertemanan untuk menjadi lebih erat. Terkadang secara ekstremnya, kalau menyangkut kelompok atau komunitas mereka, untuk persoalan salah atau benar itu bisa terabaikan, guys. Sebab dibalik kesiapannya untuk menuju proses kedewasaan, ia akan masih diliputi rasa kecemasan secara personal. Ia membutuhkan teman dan juga komunitas yang sedikit banyak yang bisa memberikan rasa aman dan nyaman, guys.

  • Cinta Monyet yang menyesatkan namun biasanya tidak terlupakan.
Masa SMA
Sesuatu yang tidak bisa dapatkan sewaktu SMA, tidaklah bisa didapatkan di waktu saat kuliah

Secara umum, para remaja laki-laki menyadari dirinya sendiri butuh teman dari lawan jenisnya. Yaps, laki-laki itu rata-rata mulai berani menjalin komunikasi dengan lawan jenisnya saat usia SMA, menang agak terlambat. Lain dengan perempuan, mereka secara umum, justru merasakan kebutuhan ini kala di waktu usia SMP. Namun, karena pada umumnya perempuan tidak pernah berani menginginkan rasa ini, maka jadilah seakan-akan masa SMA tetap merupakan masa pertama untuk menjalin komunikasi, guys.

Orang bule itu biasanya bilang first love, tapi sedangkan Indonesia sendiri banyak yang mengistilahkan kondisi tersebut dengan sebutan cinta monyet. Entah kenapa bisa disebut cinta monyet? Yang padahal monyetnya sendiri aja tak pernah sekolah apa lagi melakukan hal ini di sekolah.

Banyak yang bilang, seakan-akan bahwa pacaran di usia SMA merupakan sebuah hal yang diharuskan. Dan anehnya, walaupun hubungan tersebut tidak bermakna apa-apa, hampir semua orang sepakat bahwa justru moment tersebut yang tidak akan pernah bisa mereka lupakan seumur hidup mereka.

  • Guru.
Masa SMA
Guru Yang Tidak Pernah Kita Lupakan

Nah, kalau yang satu ini, itu biasanya yang paling diingat dengan baik oleh kita semua yaitu guru yang menempati posisi yang terpaling. Pada umumnya ada pada nominasi sang guru yang paling galak atau gemar memberi hukuman, guru yang palin baik, lucu atau kocak dan masih banyak lagi guru=guru yang tidak bisa dilupakan.

Nah, inilah alasan kenapa masa SMA itu masa yang paling indah di dalam hidup kamu, guys. Apa kamu masih teringat moment-moment terindahmu, kekonyolanmu dan keseruhanmu saat itu?

Gravatar Image
Saya orangnya enggak suka terlalu cerewet. Suka menulis, ,membaca paling suka membaca tentang motivasi. Saya sering diajak curhat. Salah satu dari cita-cita saya ingin menjadi pengusaha muda yang sukses, dan tentunya ingin membahagiakan kedua orang tua. ingin lebih tau tentang saya.. ajak ngobrol atau temui saya.

Leave a Reply