Cerita Kerusuhan Mei 1998

Posted on

Pada bulan mei 1998 teerjadi banyak sekali peristiwa-peristiwa salah satunya adalah lengsernya prsiden Soeharto dan dimulainya pemerintahan era reformasi. Pada bulan mei 1998 ini memang terjadi banyak sekali kejadian-kejadian yang menjadi tonggak reformasi Indonesia. Banyak kerusuhan yang merupakan luapan kekecewaan masyarakat terhadap pmerintahan Orba. Mei 1998 memang akan selalu dikenang oleh bangsa Indonesia dimana seluruh kalangan masyarakat bersatu untuk merobohkan Rezim Orba yan sudah lama berkuasa.

Karena krisis ekonomi tahun 1997 yang terus berkelanjutan membuat perekonomian menjadi sangat kacau. Naiknya harga bahan pokok banyaknya PHK dan sangat tingginya pengangguran membuat para mahasiswa emosi dan akhirnya mengadakan aksi keprihatinan. Dengan semakin maraknya aksi-aksi mahasiswa yang sering melakukan aksi membuat beberapa aktivis dan mahasiswa diculik. Bebrapa aksi mahasiswa juga semakin marak di kota-kota besar terhitung sejak Februari 1998. Karena aktivitas aksi yang cenderung membahayakan kestabilan politik dan keamanan nasional serta akan berakhir dengan bentrok antara mahasiswa dan aparat keamanan. Aktivitas mahasiswa yang terus berlangsung hingga pada 12 mei 1998 bertempat di kampus Universitas Trsakti, Grogol, Jakarta Barat.

Aksi kerusuhan yang terus berlangsung di Jakarta 13 mi 1998 mulai merambat ke Solo, Jawa Tengah sangatlah merepotkan aparat keamanan yang bertugas mengendalikan situasi disana.

Di lain sisi masyarakat branggapan bahwa ABRI telah gagal dalam bertugas mengamankan ibu kota dari kerusuhan dan penjarahan yang terus berlangsung hingga 15 mei 1998. Peristiwa mei 1998 adalah salah satu bukti bentuk kekerasan oleh negara dengan alasan untuk mengamankan dan menjaga stabilitas keamanan dan politik. Itu juga merupakan sejarah kelam tidak adanya HAM di Indonesia.

Di lain cerita banyak sekali orang yang tidak bersalah yang harus menjadi korban dari peristiwa menyedihkan ini yaitu pada 13-15 mei terjadi kerusuhan rasial kepada etni Tionghoa, yang tidak hanya terjadi di Indonesia.Kerusuhan ini diawali dengan terjadinya krisis di Indonesia dan dipicu oleh adanya tragedi Trisakti, yang mana ada 4 mahasiswa Univesitas Trisakti tewas terbunuh dalam demonstrasi yang terjadi pada tanggal 12 mei 1998. Dan lengsernya presiden Soeharto.

Karna amuk masa banyak sekali toko dan perusahaan yang dihancurkan dan dibakar., dan rata-rata adalah toko dan perusahaan milik warga keturunan Tionghoa. Kerusuhan terbesar terjadi di Jakarta, Surakarta dan Medan. Ada ratusan wanita keturunan Tionghoa yan diperkosa dan mengalami pelecehan seksual dalam kerusuhan itu. Sebagian juga diperkosa secara beramai-ramai, dianiaya dengan sangat sadis, lalu dibunuh. Bukan hanya itu saja seorang aktivis relawan kemanusiaan di bawah Romo Sandyawan, bernama Ita Martadinata Haryono siswi kelas 12 SMU juga ditemukan terbunuh dikamarnya dengan keadaan luka di bagian perut dada dan lengannya yang ditikam hingga sepuluh kalin dan lehernya tersayat.

Amuk masa yang terjadi ini membuat warga Tionghoa merasa takut dan kuatir sehingga beberapa memilih untuk meninggalkan Indonesia dan sebagian tetap bertahan. Dan mereka yang bertahan memilih untuk bersembunyi dan memberi tulisan di toko mereka dengan tulisan “milik Pribumi” atau “pro-Reformasi”.

Beberapa tahun setelah kejadian tersebut terjadi, pemerintah Indonesia belum mengambil tindakan sama sekali terhadap nama-nama yang dicurigai menjadi provokator dari peristiwa kerusuhan mei 1998. Pemerintah memberikan pernyataan bahwa bukti-bukti kuat tidak dapat ditemukan mengenai kasus-kasus pemerkosaan tersebut, akan tetapi jelas banyak pihak yang menentang pernyataan tersebut.

Memang apa penyebab dan alasan terjadinya kerusuhan ini masih menjadi tanda tanya besar. Namun bagi warga Indonesia peristiwa ini menjadi sebuah lembaran hitam dalam sejarah negara Indonesia. Namun bagi warga Tionghoa peristiwa ini menjadi sebuah tindakan pembasmian (genosida) kepada orang tionghoa. Hingga saat ini kejadian ini masih menjadi kontrovrsi beberapa pihak apakah ini merupakan peristiwa yang telah disusun oleh pemerintah atau memang provokasi yang berkembang di suatu kalangan hingga menyebar ke masyarakat luas.

Hingga saat ini memang sebagian penyebab masih belum jelas, namun sekarang tujuan kita adalah membuat Indonesia mnjadi lebih baik dari sebelumnya.

Mungkin itu sedikit mengenai latar belakang terjadinya kerusuhan mei 1998. Semoga bermanfaat bagi kalian yang ingin mengetahui sejarah Indonesia masa Orde Baru. Selamat membaca.

Gravatar Image
Hanyalah seorang remaja biasa yang tidak tampan, rupawan, apalagi menawan. Memperjuangkan impian-impian yang suatu hari nanti akan menjadi sebuah kenyataan. Mempelajari banyak hal untuk merangkai masa depan. Masa depan yang bahagia bersama keluarga kecil yang sederhana.

Leave a Reply